Rabu, 20 Maret 2013

Find Your Calling “ Temukan Panggilan Anda “


            Sesuatu yang diciptakan penciptanya pasti sudah memiliki tujuan/fungsi yang telah ditetapkan sebelumnya. Seperti halnya ‘mike’ pengeras suara, diciptakan untuk meneruskan suara seseorang sehingga terdengar keras. ‘Mike’ bisa juga digunakan untuk mengahaluskan bumbu (menguleg) tapi itu bukan fungsinya. Kalau sesuatu tidak difungsikan seperti fungsi penciptanya maka sesuatu itu di bilang tidak sukses. Jika ‘mike’ tidak berfungsi lagi sesuai dengan fungsinya maka ‘mike’ itu akan di taruh di gudang. Begitu juga dengan hidup kita, Kita bisa dibilang sukses jika kita mengerti apa yang Tuhan mau dalam hidup kita. Jika kita tau panggilan kita maka seperti ‘mike’ yang berfungsi, ia akan ada pada genggaman sang pencipta. Demikian juga dengan hidup kita. Hidup kita selalu ada pada genggaman Tuhan.

            Dalam Efesus 2 : 8-10. Kita ini buatan Allah, sebelum Tuhan mendisain kita, Tuhan punya rencana/ tujuan buat hidup kita / Destiny Ilahi. Destiny Ilahi adalah jalan hidup yang di disain oleh Tuhan untuk melakukan pekerjaan baik yaitu ikut membangun kerajaan Allah di bumi. Jika kita hidup sesuai destiny Ilahi kita maka kita akan mengalami 3 hal: Pemeliharaan secara Ilahi, Perlindungan secara Ilahi, Penyediaan secara Ilahi

Kalau Anda berjalan sesuai destiny Ilahi maka jalan hidup Anda akan sukses, sukses, sukses dan menghasilkan duit. Tapi kalau jalan hidup Anda tidak sesuai dengan destiny Ilahi maka jalan hidup Anda akan susah, susah, susah dan bikin pusing. Kembalilah pada destiny Ilahi Anda maka Anda akan mendapatkan / menemukan panggilan Tuhan dan anda akan menemukan tanah perjanjian.

Bagaimana cara kita menemukan panggilan? Ada 5P supaya Anda bisa menemukan panggilan hidup Anda:

1.      Personal Spiritual Growth.
Kita bisa menemukan panggilan melalui pertumbuhan rohani secara pribadi, lewat: Pengalaman kita masa lalu, Lewat perasaan yang di ciptakan, Kesalahan kita di waktu lalu, Penderitaan di masa lalu. Masalah yang dihadapi

2.      Pain & Love Intersect Together.
Panggilan hidup bisa kita temukan saat ada cinta dan rasa sakit yang bertemu bersama silih berganti. Rasa sakit ini timbul karena tidak adanya keadilan, integritas, kasih, kebenaran yang menimbulkan rasa sakit (Yesaya 59 : 8-9)

3.      Passion = Gairah.
Panggilan hidup bisa kita temukan saat ada gairah dan keinginan untuk menyelesaikan persoalan itu, walaupun tidak ada yang membayar. Memikirkan bagaimana solusinya. Diskusi dengan beberapa orang untuk mencari solusi (kis 17 : 17). Anda ingin menyelesaikan karena Anda di disain untuk melakukan tugas itu, sehingga Anda senang melakukannya.

4.      Private – God Revelation.
Panggilan hidup bisa kita temukan seperti musa yang disuruh Tuhan bicara kepada firaun.

5.      Productivity.
Panggilan hidup bisa kita temukan jika kita tidak tenang sebelum menyelesaikan tugas itu, terkadang kita sering diingatkan Tuhan. Itu adalah panggilan hidup mu dan jangan diam aja tapi ada action yang nyata yang kamu lakukan. Orang yang dilayani biasanya merasakan berkat dan ada pemulihan.

Jumat, 09 April 2010

Kolose 3 : 23

"Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia."

Kebanyakan kita merasa bahwa kehidupan rohani adalah pada saat kita benar – benar melayani Tuhan melalui pekerjaanNya, terjun ke dalam pelayanan sepenuh waktu pada aktifitas – aktifitas gerejawi. Benarkah asumsi – asumsi tersebut?


Pekerjaan apapun, selama pekerjaan itu baik dan benar, lakukanlah sungguh-sungguh seperti kita melakukannya untuk Tuhan. Itupun pelayanan. Tuhan sanggup memberkati pekerjaan kita dan memberi kelimpahan, jika Dia berkenan atas pekerjaan kita. Pekerjaan yang dianggap rendah sekalipun oleh manusia, akan berharga sangat tinggi untuk Tuhan, jika kita melakukannya untuk Tuhan, atas kasih dan rasa syukur kita pada penyertaanNya dalam hidup kita. "Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka, melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan." (Kolose 3:22) Memang apa yang dinyatakan Paulus ditujukan untuk hamba-hamba mengenai ketaatan akan tuan mereka, namun apa yang dinyatakan sudah sepantasnya berlaku bagi setiap pekerjaan yang kita lakukan. Semua itu akan sangat berarti di hadapanNya, dan merupakan persembahan yang harum jika kita mempersembahkannya untuk Tuhan dengan sungguh - sungguh.

Segala sesuatu yang kita kerjakan adalah baik jika kita lakukan untuk memuliakan Tuhan. "Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah." (1 Korintus 10:31). Yap itu yang Tuhan pengen tuk setiap kita. Kita juga harus melakukan pekerjaan kita dengan kasih. "Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih!"(1 korintus 16:14). Dan lakukanlah perkerjaan kita dalam nama Yesus disertai ucapan syukur. "Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita."(Kolose 3:17). Pekerjaan sekecil apapun yang kita peroleh merupakan pemberian yang baik dan sempurna dari Allah. "Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran." (Yakobus 1:17). Dan itu pantas kita syukuri, kita berterimakasih atas pemberianNya dengan bekerja sungguh-sungguh sebaik mungkin dengan senantiasa dipenuhi ucapan syukur dalam nama Kristus.

Oleh karena itu. Apapun pekerjaan kita. Buat PMK kita atau pekerjaan kita lainnya. Gak peduli besar atau kecil. Gak peduli kelihatan atau tidak kelihatan. Lakukan semua itu dengan sungguh – sungguh dan lakukan segenap hatimu seperti untuk Tuhan bukan untuk manusia. Lakukan semuanya dengan kasih dan ucapan syukur.

Saat Teduh 11 April 2010

Retret Pergantian Pengurus PMK MIPA
Bekerja Sungguh - Sungguh Untuk TuhanKolose 3 : 23